Capaian Kinerja

Berikut adalah tabel informasi seputar capaian kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga
di tahun 2020 - 2024
No Indikator Definisi Operasional Cara Penghitungan Data Sumber Data Capaian Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024
1 Persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (PF) Cakupan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan/PF sesuai standar Jumlah ibu bersalin di wilayah kerja puskesmas yang mendapatkan pertolongan persalinan sesuai standar oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan dalam kurun waktu satu tahun dibagi jumlah sasaran ibu bersalin yang ada di wilayah kerja Puskesmas dalam kurun waktu 1 tahun yang sama) x 100% Kabupaten/Kota 81,18% - - - - RPJMN dan RENSTRA
2 Cakupan Kunjungan Antenatal Cakupan kunjungan ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar yang ada di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu dibagi jumlah seluruh ibu hamil yang ada di wilayah tersebut pada kurun waktu yang sama dikali 100% Kabupaten/Kota 79,36% - - - - RPJMN
3 Cakupan Kunjungan Neonatal Cakupan kunjungan bayi baru lahir usia 0 - 28 hari yang mendapatkan pelayanan sesuai standar paling sedikit tiga kali dengan distribusi waktu 1 kali pada 6-48 jam, 1 kali pada hari ke 3 – hari ke 7, dan 1 kali pada hari ke 8 – hari ke 28 setelah lahir di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu Jumlah bayi baru lahir usia 0 - 28 hari yang mendapatkan pelayanan sesuai standar paling sedikit tiga kali dengan distribusi waktu 1 kali pada 6-48 jam, 1 kali pada hari ke 3 – hari ke 7, dan 1 kali pada hari ke 8 – hari ke 28 setelah lahir dibandingkan jumlah seluruh bayi baru lahir usia 0-28 hari di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu, dikali 100% Kabupaten/Kota 82,37% - - - - RPJMN
4 Persentase Balita yang dipantau Pertumbuhan dan Perkembangannya balita yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun dan dipantau perkembangannya (motoric kasar, motoric halus, bicara-bahasa, sosialisasi kemandirian) sedikitnya 2 kali dalam satu tahun. Pemantauan perkembangan menggunakan ceklis Buku KIA atau KPSP (kartu pra skrining perkembangan) atau instrument baku lainnya Jumlah balita yang di pantau pertumbuhan dan perkembangan nya dibagi Jumlah seluruh balita di wilayah Puskesmas X 100% Kabupaten/Kota 59,28% - - - - RPJMN
5 Jumlah Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir Kriteria kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir adalah:
1. Seluruh Puskesmas melaksanakan Kelas Ibu Hamil
2. Seluruh Puskesmas melaksanakan pelayanan ANC, Persalinan dan PNC sesuai standar
3. Seluruh Puskesmas dengan tempat tidur mampu tatalaksana kegawatdaruratan maternal dan neonatal
4. Kabupaten/Kota memiliki minimal 1 Rumah Sakit mampu PONEK
5. Kabupaten/Kota menyelenggarakan Audit Maternal Perinatal (AMP) minimal 1 kali setiap 3 bulan
Jumlah Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir Kabupaten/Kota 28 Kab/Kota - - - - RENSTRA
6 Jumlah Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan balita Kriteria Kab/ kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan balita dan anak pra sekolah adalah :
1. Seluruh puskesmas melaksanakan SDIDTK
2. Seluruh puskesmas melaksanakan MTBS
3. Seluruh puskesmas melaksanakan kelas ibu balita
Jumlah kab / kota yang seluruh puskesmasnya telah melaksanakan SDIDTK, MTBS dan kelas ibu balita Kabupaten/Kota 214 Kab/Kota - - - - RENSTRA
7 Jumlah Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja Kriteria kab/ kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan anak usia sekolah dan remaja adalah
1. Minimal 40 % Puskesmas di kabupaten/kota Mampu Laksana Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)
2. Setiap Puskesmas PKPR membina minimal 20 % sekolah / madrasah sehat di setiap jenjang pendidikan di wilayah kerjanya (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA).
3. Setiap Puskesmas PKPR membina minimal 2 Posyandu Remaja di wilayah kerjanya
Jumlah Kabupaten / Kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan anak usia sekolah dan remaja Kabupaten/Kota 217 Kab/Kota - - - - RENSTRA
8 Jumlah Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan usia reproduksi Kriteria Kab / kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan usia reproduksi adalah :
1. Minimal 50% Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin (catin), dan
2. Seluruh Puskesmas mampu memberikan pelayanan KB Pascapersalinan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Jumlah Kab/Kota Kab/Kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan usia reproduksi Kabupaten/Kota 292 Kab/Kota - - - - RPJMN dan RENSTRA
9 Persentase Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan lanjut usia Kriteria kab/ kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan lansia adalah :
1. Minimal 50% desa di setiap wilayah kerja Puskesmas memiliki minimal 1 Posyandu Lansia.
2. 50% Puskesmas di kab/kota santun lansia
3. 10% Puskesmas di kab/kota mengembangkan model penguatan caregiver informal di wilayah kerjanya
Jumlah Kabupaten/kota yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan lansia dibagi jumlah seluruh kabupaten/ kota dikali 100% dalam kurun waktu 1 tahun Kabupaten/Kota 32,68% - - - - RPJMN dan RENSTRA