Berita Lengkap

Osteoporosis: Mencegah Lebih Baik dari pada Memperbaiki

Pengeroposan tulang atau osteoporosis merupakan sebuah penyakit yang terjadi dalam waktu lama serta dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Sambil memperingati Hari Osteoporosis Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 Oktober, mari kita kenali fakta-fakta mengenai osteoporosis sebagai berikut:

1. Penurunan densitas tulang merupakan bagian dari proses penuaan normal

Sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang berusia 50 tahun atau lebih memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami osteoporosis. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan tulang bagi lansia. 2. Lima kali lebih banyak ditemukan pada wanita

Ketika seorang wanita mengalami menopause, ia akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen dalam skala besar. Penurunan kadar estrogen ini menyebabkan percepatan penurunan densitas tulang yang cukup bermakna sehingga akhirnya wanita lebih rentan mengalami osteoporosis dibandingkan pria. 3. Penderita osteoporosis yang mengalami obesitas berisiko lebih tinggi untuk mengalami patah tulang panggul

Pada orang dengan obesitas, tulang memerlukan kekuatan lebih untuk dapat menopang berat tubuhnya. Dengan mengeroposnya tulang pada penderita osteoporosis, termasuk tulang panggul, tulang akan semakin sulit untuk menopang tubuh dengan berat badan yang berlebih sehingga kelompok orang obesitas sangat berisiko mengalami patah tulang panggul.

4. Orang dewasa disarankan untuk melakukan skrining osteoporosis

Mengingat pengeroposan tulang merupakan bagian dari proses penuaan normal, pemeriksaan dini osteoporosis menjadi sebuah hal penting bagi seluruh orang lanjut usia (>65 tahun). Orang-orang dengan osteoporosis yang terdeteksi dan ditangani lebih dini akan lebih baik dalam menjaga kesehatan tulang untuk ke depannya. 5. Mengonsumsi kalsium dan vitamin D merupakan kunci untuk kesehatan tulang

Laki-laki dan perempuan dewasa membutuhkan 1.000—1.200 mg kalsium setiap harinya untuk memiliki tulang yang sehat. Kalsium dapat dikonsumsi dari berbagai sumber makanan, seperti susu, sayuran hijau, ikan sarden, dan ikan salmon. Selain itu, kita juga dapat mengonsumsi suplemen kalsium dengan dosis maksimal harian 500 mg. Vitamin D juga merupakan nutrisi penting untuk dapat meningkatkan absorpsi kalsium. Salah satu cara untuk meningkatkan vitamin D dalam tubuh adalah dengan rajin berjemur di pagi hari sekitar 15 menit.

Menjaga kesehatan tulang sejak dini dapat menghadirkan tulang yang kuat pada masa tua. Oleh karena itu, marilah kita mulai dengan melakukan pola hidup yang sehat, seperti melakukan olahraga secara rutin, menguatkan kemampuan tulang dan otot, mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D, menjaga berat badan tetap ideal, mengurangi konsumsi alkohol, dan menghindari rokok. Terakhir, hindari melakukan aktivitas berat atau berbahaya yang dapat berujung pada jatuh atau patah tulang.