Berita Lengkap

Mari Siapkan Siswa untuk Jalani Pendidikan di Masa Pandemi

Berbagai upaya sudah dilakukan demi mengatasi pandemi yang sedang berlangsung. Tidak ada seorang pun dapat memperkirakan akhir dari pandemi ini. Sebagai tahap awal upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Indonesia menerapkan pembelajaran secara daring sejak tahun lalu. Namun, idealnya pembelajaran dijalankan secara tatap muka. Setelah upaya yang dilakukan demi mengatasi pandemi, Indonesia juga berusaha mengembalikan pembelajaran tatap muka.

Sesuai amanat SKB 4 Menteri nomor 04/KB/2020; nomor 737 tahun 2020; nomor HK.01.08/Menkes/2020; 420-3987 tahun 2020, keputusan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka diserahkan kepada pemerintah daerah setempat. Keputusan ini mempertimbangkan kondisi daerah secara lokal, baik kondisi persebaran penyakit maupun kesiapan masing masing institusi pendidikan. Namun demikian, siswa tetap dimungkinkan untuk belajar secara daring jika orangtua merasa belum siap atau kurang nyaman dengan pembelajaran tatap muka.

Bagi institusi yang menerapkan pembelajaran tatap muka, terdapat beberapa persayaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini berisi prosedur dan kebutuhan sarana-prasarana yang diperlukan dalam pemenuhan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Untuk memudahkan pemenuhannya, persyaratan tersebut terangkum dalam suatu daftar tilik.

Tidak hanya satuan pendidikan, siswa dan orang tua/wali murid juga harus mengetahui protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk kembali bersekolah antara lain: -. Setiap individu harus melakukan Gerakan 5M di mana pun dan kapan pun. Gerakan 5M teresbut adalah: Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Membatasi mobilisasi dan interaksi. -. Orang tua/wali murid harus mempersiapkan buah hati secara aktif agar dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Sebelum anak berangkat ke sekolah, pastikan anak sudah mendapatkan sarapan bergizi seimbang, memiliki kondisi yang sehat dan tidak bergejala Covid-19, membawa masker cadangan, membawa cairan pembersih tangan (hand sanitizer), membawa makanan dengan alat makan dan air minum sesuai kebutuhan, serta membawa perlengkapan pribadi untuk mengikuti pelajaran dengan baik. Hindari pinjam meminjam barang kepada teman karena dapat menjadi sarana penularan Covid-19. -. Selama berada di sekolah, anak harus menggunakan masker setiap saat dan menjaga jarak setidaknya 1,5 m dengan orang lain. Anak harus selalu diingatkan untuk tidak menyentuh permukaan benda-benda, hidung, mata, dan mulut selama berada di luar rumah. Anak juga dibiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, sebelum dan sesudah menggunakan transportasi publik/antar-jemput dan masuk atau keluar dari sebuah ruangan. -. Setelah anak kembali ke rumah, anak diminta untuk segera melepas alas kaki, jaket, dan tas. Selanjutnya seluruh barang bawaan anak disemprot dengan alkohol 70%. Pastikan anak langsung membersihkan diri (mandi) dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi dengan orang lain di dalam rumah. Pemeriksaan suhu tubuh secara berkala di rumah perlu juga dilakukan.

Dengan menjalani seluruh protokol kesehatan tersebut, anak dapat menjalani pendidikan tatap muka dengan menurunkan risiko terdampak Covid-19. Oleh karena itu, mari siapkan anak-anak untuk dapat menjalani protokol kesehatan dengan baik sehingga dapat kembali bersekolah dengan aman.