Berita Lengkap

Sosialisasi Integrasi Aplikasi e-Kohort, MPDN dan Komdat Kesmas

Hingga saat ini, Direktorat Kesehatan Kesehatan Keluarga (Kesga) Kementeran Kesehatan Republik Indonesia telah mengembangkan tiga jenis aplikasi, adapun diantaranya adalah e-Kohort Kesehatan Ibu Anak (KIA), Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), dan Komunikasi Data Kesehatan Keluarga (Komdat Kesmas).

Aplikasi e-Kohort KIA adalah sebuah sistem pemantauan terintegrasi bagi ibu, bayi, dan balita yang mencakup implementasi pencatatan-el, pemantauan-el, dan pelaporan-el pelayanan KIA berbasis teknologi informasi. Sementara itu, MPDN adalah sebuah aplikasi notifikasi mengenai kesehatan maternal yang bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu. Terakhir, aplikasi Komdat kesmas merupakan sebuah aplikasi untuk pelaporan pelayanan kesehatan keluarga secara umum. Demi memudahkan penggunaan, rancangan anggaran, pemantauan, serta evaluasi, Direktorat Kesga memutuskan untuk melakukan integrasi dari aplikasi e-Kohort KIA, MPDN, dan Komdat Kesmas yang disampaikan pada sosialisasi melalui Zoom Meeting pada tanggal 14 Juni 2021.

Wisnu Trianggano, Kepala Sub Administrasi Umum Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, menyampaikan mengenai berbagai rangkaian bagi pengguna aplikasi untuk menyatukan fungsi dari ketiga apliaksi tersebut. Dalam proses integrasi, aplikasi e-Kohort dan MPDN berfungsi untuk menyalurkan data mengenai indikator cakupan dan kematian ibu dan anak ke aplikasi Komdat Kesmas. Selain itu, aplikasi e-Kohort dan MPDN juga berfungsi sebagai bentuk notifikasi kematian guna menekan angka kematian ibu dan anak.

Dalam kesempatan ini, Wisnu juga berkesempatan untuk menyampaikan alur pelaporan dan pengiriman data bagi petugas di wilayah setempat untuk menggunakan ketiga aplikasi terintegrasi tersebut dalam melaporkan pelayanan kesehatan. Kemudian, dilanjutkan dengan agenda sosialisasi implementasi tim help desk dan tim trainer, serta membentuk kesepakatan mekanisme orientasi integrasi aplikasi di kabupaten terpilih.

Melanjutkan sosialisasi integrasi, Sosialisasi ini dilakukan selama dua hari dengan agenda penggunaan buku KIA, pencatatan kesehatan bayi balita, pengenalan tim helpdesk dan trainer aplikasi integrasi, serta praktik entry data ke dalam aplikasi e-Kohort KIA.

Dengan dilakukannya integrasi dari ketiga aplikasi tersebut, diharapkan pelaporan data pelayanan kesehatan di Indonesia dapat tersampaikan dengan baik demi mendapatkan feedback segera guna menghadirkan keluaran pelayanan kesehatan terbaik di Indonesia.