Berita Lengkap

Vaksinasi Remaja di Pacitan, Pohuwato, dan Tanggamus

Berdasarkan Surat Edaran Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI nomor HK.02/02/I/1727/2021 tanggal 30 Juni 2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 bagi Masyarakat Rentan Serta Masyarakat Lainnya dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 bagi Anak Usia 12-17 Tahun, diperlukan upaya terkoordinasi lintas program dan sektor untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan tercapainya kekebalan komunal (herd immunity). Dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional, Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI telah melaksanakan kegiatan vaksinasi anak usia 12-17 tahun di tiga lokasi, yakni Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Kabupaten Pohuwato, Gorontalo; dan Kabupaten Tanggamus, Lampung. Ketiga kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 23—25 Agustus 2021.

Penyelenggaraan vaksinasi di Kabupaten Pacitan

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 12—17 tahun dan masyarakat rentan berlangsung di Gedung Karya Darma Pacitan pada tanggal 24 Agustus 2021. Kegiatan vaksinasi berlangsung lancar meski terdapat beberapa siswa yang tidak divaksinasi akibat tidak lolos fase skrining karena sedang sakit, baru terinfeksi COVID-19, ataupun kendala lainnya.

Secara keseluruhan, proses vaksinasi berjalan dengan tertib. Selain itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat turut dilaksanakan untuk mencegah kerumunan. Dukungan dari pihak lain seperti pejabat daerah, Satpol PP, guru sekolah, dan Pramuka ikut serta dalam menyukseskan program vaksinasi ini. Selain itu, peran orang tua dan TP PKK yang proaktif dalam menyebarluaskan ajakan vaksinasi dan pemahaman yang tepat sangat penting dalam pelaksanaan vaksinasi di Pacitan.

Adapun Kabupaten Pacitan berencana untuk melaksanakan program vaksinasi lanjutan untuk anak usia 12—17 tahun dan wanita hamil dalam waktu dekat. Untuk sasaran-sasaran tersebut, Kabupaten Pacitan akan melakukan perencanaan dan pengelolaan vaksin yang lebih baik.

Penyelengaraan vaksinasi di Kabupaten Pohuwato

Sebelum program vaksinasi digelar, sosialisasi mengenai vaksinasi kepada seluruh sekolah sasaran telah dilaksanakan oleh tim Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten. Kegiatan vaksinasi pun berhasil dilaksanakan di SMAN 1 Marisa dan SMPN 4 Marisa.

Salah satu kendala yang terdapat pada kegiatan vaksinasi ini adalah pemahaman para calon peserta vaksin terkait vaksinasi yang belum tepat. Seluruh jenis vaksin COVID-19 yang ada saat ini sudah aman dan telah digunakan oleh jutaan orang di berbagai belahan dunia. Keampuhannya untuk mencegah kematian ataupun gejala berat akibat COVID-19 pun sudah terbukti di dunia nyata. Selain masalah pemahaman, koordinasi lintas sektor belum sepenuhnya terjalin dengan baik.

Agar kegiatan vaksinasi berikutnya dapat berjalan lebih lancar, diperlukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan mengenai pencanangan vaksinasi COVID-19 pada seluruh remaja di Kabupaten Pohuwato dan dukungan dari Pemda setempat. Hal yang paling penting berikutnya ialah melakukan edukasi terkait pentingnya vaksinasi COVID-19 kepada seluruh orangtua siswa dan lapisan masyarakat yang terkait.

Penyelenggaraan vaksinasi di Kabupaten Tanggamus

Diselenggarakan di Puskesmas Putih Doh, Puskesmas Kota Agung, SMPN 1 Kelumbayan, SMAN 1 Kota Agung, dan SMAN 2 Kota Agung, kegiatan vaksinasi ini berhasil melampaui angka target sasaran. Hal ini disebabkan oleh tingginya antusiasme masyarakat untuk disuntikkan vaksin. Selain itu, dukungan dari Pemerintah Daerah setempat, terutama Ibu Bupati, terhadap pelaksanaan vaksinasi remaja usia 12-17 tahun berperan besar dalam kesuksesan program ini.

Adapun beberapa kendala yang ditemui dalam pelaksanaan vaksinasi ini adalah keterlambatan datangnya stok vaksin dari pusat. Hal ini menyebabkan stok vaksin daerah perlu dipinjam dan dipakai. Pemerintah Pusat akan mengirimkan vaksin untuk mengganti sejumlah sasaran remaja yang telah divaksin. Selain itu, sejumlah orang tua siswa SMPN 1 Kelumbayan masih belum memiliki pemahaman yang tepat terkait vaksinasi sehingga belum mengizinkan anaknya untuk divaksinasi. Sebagai tindak lanjut, Puskesmas Kelumbayan pun akan mengedukasi orang tua agar dapat memahami dengan benar terkait keamanan dan efektivitas vaksin dalam mencegah COVID-19. Dengan meningkatnya upaya vaksinasi di seluruh sektor dan kalangan usia, diharapkan seluruh masyarakat dapat menerima vaksinasi COVID-19 untuk menciptakan kekebalan komunal (herd immunity). Kekebalan komunal yang tercipta dapat melindungi populasi dari COVID-19, termasuk mereka yang tidak dapat divaksinasi (seperti bayi baru lahir ataupun orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah).