Diagram lingkaran ini mencocokan metode-metode kontrasepsi, ditunjukkan lingkaran yang sebelah dalam, dengan kondisi-kondisi medis spesifik atau karakteristik yang ditunjukkan di lingkaran sebelah luar. Nomor yang ditunjukkan pada bagian tersebut menunjukkan apakah wanita dengan kondisi medis atau karakteristik tertentu dapat mulai menggunakan metode kontrasepsi tersebut:

KATEGORI DENGAN PENILAIAN KLINIK DENGAN KETERBATASAN PENILAIAN KLINIK
1
Metode tersebut dapat digunakan dalam setiap keadaan  
2
Secara umum metode tersebut dapat digunakan DAPAT DIGUNAKAN
3
Penggunaan metode tersebut biasanya tidak direkomendasikan kecuali tidak ada metode lain yang tersedia atau dapat diterima klien  
4
Metode tersebut tidak dapat digunakan TIDAK DAPAT DIGUNAKAN

Kategori 1 dan 4 merupakan rekomendasi-rekomendasi yang jelas. Untuk kategori 2 dan 3, penilaian klinik dibutuhkan dan tindak lanjut yang hati-hati mungkin dibutuhkan. Jika penilaian klinik terbatas, maka kategori 1 dan 2 artinya metode dapat digunakan, dan kategori 3 dan 4 artinya metode tidak dapat digunakan. Pada prosedur sterilisasi baik wanita (Tubektomi) maupun pria (Vasektomi) digunakan kategori sebagai berikut:

  KATEGORI KETERANGAN
A
Accept/Dapat Diterima Tidak ada alasan medis untuk menolak sterilisasi pada kondisi ini
C
Caution/Hati-hati Prosedur dapat dilakukan pada keadaan normal namun perlu persiapan ekstra dan hati-hati
D
Delay/Tunda Prosedur ditunda sampai kondisi dievaluasi & dikoreksi. Metode kontrasepsi alternatif sementara harus disediakan
S
Special/Khusus Prosedur harus dilakukan oleh operator yang berpengalaman dan peralatan harus lengkap dan tersedia untuk anestesi umum, dan harus dipikirkan regimen anestesi yang tepat. Metode kontrasepsi alternatif sementara harus disediakan jika rujukan dibutuhkan
Tidak ada pembatasan untuk beberapa kondisi tertentu: terdapat banyak kondisi-kondisi medis tertentu dimana semua metode kontrasepsi tersebut dapat digunakan (hal ini berarti semua metode kontrasepsi merupakan kategori 1 atau 2). Beberapa kondisi tersebut tertera pada bagian belakang diagram lingkaran. Dengan beberapa pengecualian, semua wanita dapat menggunakan kontrasepsi darurat dengan aman, barrier dan metode kontrasepsi perilaku, termasuk metode amenore laktasi; untuk rekomendasi lengkap lihat dokumen. Hanya dengan penggunaan kondom yang benar dan konsisten, baik pria atau wanita, yang dapat melindungi terhadap IMS/HIV. Jika terdapat resiko IMS/HIV, penggunaan kondom direkomendasikan.