Layout Website 3 Kolom
JAMBORE VIRTUAL BAGI TENAGA KESEHATAN DI FASKES TINGKAT PERTAMA DALAM RANGKA HARI KESEHATAN NASIONAL 2020
Dipublikasikan Pada : Kamis, 11 November 2020,  Dibaca : 82 kali

001 001 001

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-56 Tahun 2020 dengan tema Satukan Tekad Mewujudkan Indonesia Sehat, Kementerian Kesehatan mengadakan Jambore Virtual bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan mengambil topik Mewujudkan Keluarga dan Masyarakat Sehat di Masa Pandemi COVID-19 pada hari Sabtu, 14 November 2020.

Pelaksanaan Jambore Virtual Tenaga Kesehatan di FKTP dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan upaya meningkatkan kesatuan tekad bagi tenaga kesehatan di FKTP dalam pembangunan kesehatan. Peran tenaga kesehatan di FKTP sangat penting sebagai garda terdepan upaya kesehatan masyarakat terutama dalam mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi, stunting, masalah kesehatan lingkungan, tuberkulosis, dan penyakit tidak menular di masa pandemi COVID-19. Dengan posisinya yang berada di garda terdepan dan berhadapan langsung dengan pasien, tenaga kesesehatan tentunya berhadapan langsung pula dengan risiko tertular COVID-19. Risiko ini mereka hadapi dengan tegar demi agar dapat melayani masyarakat dengan baik. Sudah sepatutnya kita memberikan penghargaan yang lebih kepada mereka.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, melalui tayangan video. Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Terawan berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang telah membantu memperluas akses pelayanan kesehatan berkualitas dan merata, bahkan di masa pandemi COVID-19. Hal ini ditandai dengan peningkatan cakupan pelayanan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, stunting, serta prevalensi buang air besar sembarangan. Namun demikian lanjutnya, kita tidak boleh cepat berpuas diri karena masih banyak tantangan pembangunan kesehatan lainnya yang harus dihadapi.

Acara ini dihadiri pula oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH yang berkenan menyapa dan berdialog dengan peserta tenaga kesehatan dari berbagai daerah. Peserta mengungkapkan berbagai kendala dan kondisi yang mereka hadapi saat melakukan pelayanan kepada masyarakat. Umumnya, kondisi yang dihadapi berupa kendala geografis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kendala akibat adanya pandemi COVID-19.

Tidak hanya tenaga kesehatan, perserta juga berasal dari berbagai kalangan pemerhati kesehatan. Ada yang berasal dari masyarakat awam, organisasi sosial di bidang kesehatan, organisasi profesi, akademisi dan lain sebagainya. Tidak kurang dari 600 peserta tergabung dalam zoom meeting, dan 300 lainya yang menyaksikan melalui channel youtube Direktorat Kesehatan Keluarga. Peserta tampak begitu antusias mengikuti acara demi acara yang disuguhkan. Dalam kegiatan Jambore Virtual bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ini, dilakukan juga sharing session membahas bebagai masalah kesehatan terkini yang terbagi dalam 4 sesi. Masing masing sesi mengangkat pembahasan yang berbeda dengan menghadirkan narasumber mumpuni dari berbagai organisasi profesi dan pelaksana pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Ada pembahasan terkait upaya penurunan AKI AKB, layanan gizi di masa pandemi COVID-19, hingga peran promosi kesehatan dan sanitarian dalam pecapaian Desa ODF. Di sesi akhir, sharing session ini ditutup dengan pembahasan terkait peran dokter, perawat, tenaga farmasi dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, terutama di masa pandemi.

Tidak hanya sharing session, kegiatan ini juga menampilkan sesi hiburan yang melibatkan band beranggotakan anak jalanan dan jajaran kesehatan dari seluruh Indonesia. Band anak jalanan mempersembahkan lagu lagu masa kini dengan sangat apik dan menghibur. Sedangkan jajaran kesehatan menyuguhkan penampilan lagu yang diyanyikan bersama dan direkam dalam bentuk kolase video dari masing masing penampil. Peserta menjadi lebih bersemangat ketika memasuki acara kuis dan pembagian doorprize.