Layout Website 3 Kolom
Aksi Bersama Atasi Malaria pada Ibu Hamil dan Anak
Dipublikasikan Pada : Rabu, 05 May 2017,  Dibaca : 156 kali

Australia bersama Indonesia berkomitmen untuk mengeliminasi Malaria. Sebagai bentuk perhatian terhadap malaria, Australia melalui AAS (Australia Awards Scholarship) menyelenggarakan kegiatan terkait malaria pada ibu hamil dan anak. Peserta kegiatan ini terutama berasal dari Indonesia bagian timur, dimana diwilayah tersebut adalah wilayah dengan endemisitas malaria terkategorikan tinggi. Peserta terdiri dari berbagai latar belakang pekerjaan dan pendidikan, (Pemerintah daerah, NGO, swasta, akademisi, dll). Kementerian Kesehatan yang diwakili Direktorat Kesehatan Keluarga saat itu berkesempatan untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan di Australia ini.

Konsep kegiatan yang dikawal oleh Nosal Institute, University of Melbourne dan Bournette Institute ini adalah upaya mengimplementasikan penelitian dan kepustakaan dan teori kedalam langkah nyata di masyarakat. Selain dari ketiga tempat tersebut, kegiatan ini juga melibatkan para pakar dari beberapa tempat yaitu Mahidol University, Menzies Institute.

Didalam prosesnya, peserta difasilitasi dengan hasil penelitian dan pembelajaran dari berbagai daerah, terkait upaya eliminasi malaria. Peserta juga diperlihatkan penelitian-penelitian yang saat ini berlangsung di badan/ instansi/ laboratorium penelitian di Australia, dan sangat menarik bahwa Australia masih menaruh perhatian pada Malaria kedalam penelitian mereka sekalipun Australia telah pada tahap eliminasi sejak tahun 80-an

Kegiatan ini berusaha menginspirasi peserta untuk melihat malaria dari berbagai sudut pandang, seperti vector control, gender, social budaya, isu-isu terkini terkait upaya eliminasi malaria, dll. Secara mandiri peserta difasilitasi untuk melihat permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah dan mengkomparasi dengan penelitian, teori dan pembelajaran dari berbagai daerah.

Hasil akhir kegiatan ini adalah berupa project yang akan di implementasikan peserta di daerahnya masing-masing. Konsep project adalah sederhana dan dapat diimplementasikan. Penyusunan project difasilitasi agar secara sistematis mengarah kepada “Goals” yang terukur dan baik.

Konsep sederhana, implementatif dan sistematis ini dilakukan karena malaria adalah masalah bersama. Kesederhanaan ini dilaksanakan dengan kesadaran bahwa didalam mencapai Goals akan terdapat banyak aktifitas dan peran yang terlibat. Sehingga akan lebih bermakna bila setiap orang mulai bergerak saat ini juga didalam mengeliminasi malaria, sesuai kemampuan yang dimiliki.

So.. lets act..

“If you think you are too small to make a difference, You have’nt spent a night with a mosquito” – African Proverb